Dalam rangka mendukung upaya Kementrian Pertanian melakukan percepatan peningkatan populasi sapi di Indonesia menuju swasembada protein hewani 2024, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur melakukan akselerasi berupa Inseminasi Buatan Sejuta Lebih Anakan Sapi (INTAN SELAKSA). Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman dan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur drh. Wemmi Niamawati, MMA beserta Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa ikut serta dalam pembukaan rapat evaluasi dan peningkatan kapasitas SDM pelaksanaan UPSUS SIWAB pada tanggal 10 Oktober 2019 yang dilaksanakan di Hotel Mercure Surabaya. Dalam sambutan Ibu Khofifah Indar Parawansa, M.Si mengatakan “Jawa Timur siap menjadi mentoring untuk peningkatan SDM bagi Provinsi lain dalam peningkatan UPSUS SIWAB”. Hal tersebut dikarenakan Jawa Timur berhasil dalam kegiatan peningkatan populasi sapi dan kerbau (UPSUS SIWAB), 43% target nasional ada di Jawa Timur dengan realisasi mencapai 51%. SDM yang diperlukan dalam kegiatan tersebut mencapai 2.855 orang. Dari seluruh petugas tersebut 90% sudah memiliki sertifikat kompetensi sesuai amanat PERMENTAN NO.3 Tahun 2019 tentang Pelayanan Jasa Veteriner.
Selain peningkatan populasi, hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas dari daging yang akan dikonsumsi harus ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Ibu Khofifah Indar Parawansa sering mengunjungi RPH dengan tujuan untuk mengawasi dan memantau tingkat kebersihan dan ke-halalan penanganan penyembelihan hewan. Hewan harus di sembelih dengan metode yang benar, hewan yang disembelih juga harus sehat. Diakhir sambutan Beliau juga menyarankan agar Jawa Timur tidak hanya berpotensi dibidang peternakan, namun potensi di bidang pariwisata juga sangat bagus dan mendunia.
Sumber: DISNAK JATIM