Surabaya, 28 Juli 2026
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan Distribusi Vaksin PMK yang bersumber dari APBN Periode II Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan distribusi tahap sebelumnya, sekaligus mendukung keberlangsungan program vaksinasi PMK di berbagai wilayah Jawa Timur.
Pada distribusi periode II ini, sebanyak 552.000 dosis vaksin PMK disalurkan kepada 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi lanjutan maupun perluasan sasaran vaksinasi. Selain vaksin, juga mendistribusikan obat-obatan dan leaflet edukasi sebagai bagian dari upaya pengendalian dan penanggulangan PMK. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan vaksinasi di lapangan sekaligus meningkatkan pemahaman peternak mengenai langkah-langkah pencegahan penyakit.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Balai Besar Veteriner Farma (PUSVETMA), drh. Edy Budi Susila, M.Si, yang menyampaikan pentingnya ketersediaan vaksin dalam negeri yang memenuhi standar mutu untuk mendukung program pengendalian PMK secara berkesinambungan. Selanjutnya, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Indyah Aryani, MM, mengajak seluruh petugas medik dan paramedik veteriner untuk terus memperkuat koordinasi serta mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi di lapangan agar target program dapat tercapai sesuai rencana.
Melalui pelaksanaan distribusi vaksin PMK periode II ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Pusat terus menunjukkan komitmennya dalam mengendalikan penyebaran PMK melalui langkah-langkah yang terencana dan berkelanjutan. Sinergi seluruh pihak diharapkan dapat menjaga kesehatan ternak, meningkatkan ketahanan sektor peternakan, serta mendukung Jawa Timur sebagai salah satu sentra peternakan nasional.
Sumber: Disnak Jatim